Kunjungan Pangeran Harry dan Meghan Markle ke Nigeria selama tiga hari pada Mei 2024 memicu ketegangan di lingkungan Kerajaan Inggris . Raja Charles III dikabarkan sempat mempertimbangkan pencabutan gelar Duke dan Duchess of Sussex karena kegiatan pasangan tersebut dinilai menyerupai kunjungan resmi anggota keluarga kerajaan.

Pakar kerajaan Tom Quinn mengatakan Charles dan Pangeran William tidak senang melihat sambutan meriah yang diterima Harry dan Meghan. Menurut Quinn, kedua anggota keluarga kerajaan itu bahkan membahas kemungkinan mencabut gelar pasangan tersebut setelah rangkaian kegiatan mereka di Nigeria.

Selama kunjungan itu, Harry dan Meghan menghadiri sejumlah kegiatan sosial, termasuk mengunjungi sekolah dan organisasi amal. Perjalanan tersebut juga berkaitan dengan ketertarikan Nigeria untuk menjadi tuan rumah Invictus Games, kompetisi olahraga bagi personel militer dan veteran yang terluka atau sakit.

Raja Charles III Tegaskan Pangeran Harry Berstatus Warga Biasa

Dalam keterangannya kepada The Mirror pada Mei 2024, Quinn menilai rangkaian acara di Nigeria menyerupai agenda resmi kerajaan. Ia menyebut penyambutan, resepsi, serta kunjungan sosial menjadi bagian dari kegiatan yang memicu ketidaksenangan William dan Charles.

“Semua tandanya sudah terlihat. Mereka disambut dengan tarian, resepsi, serta kunjungan ke sekolah dan organisasi amal. William benar-benar murka dan bertekad mencari cara agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. Charles dikabarkan lebih marah daripada yang pernah dilihat siapa pun,” ujar Quinn.

Quinn juga menjelaskan bahwa pembahasan mengenai pencabutan gelar tidak serta-merta menghasilkan keputusan. Menurut keterangannya, Charles dan William menghadapi pertimbangan mengenai dampak langkah tersebut terhadap hubungan keluarga.

Raja Charles III Pencabutan Status Anggota Aktif Kerajaan Pangeran Harry

“Hal terakhir yang mereka inginkan adalah memberi Harry dan Meghan bahan baru untuk dikeluhkan,” ujar Quinn.

Menurut Quinn, pencabutan gelar kerajaan belum tentu menghentikan aktivitas Harry dan Meghan di luar Inggris. Pasangan tersebut masih dapat melakukan perjalanan internasional dan melanjutkan kegiatan sosial secara mandiri tanpa gelar tersebut.

Harry dan Meghan mundur dari tugas resmi kerajaan pada 2020 dan kemudian pindah ke Amerika Serikat. Meski tidak lagi menggunakan sapaan His Royal Highness dan Her Royal Highness dalam kapasitas resmi, keduanya tetap menyandang gelar Duke dan Duchess of Sussex.

Raja Charles III Tegaskan Pangeran Harry dan Meghan Tetap Non-Aktif