|

Streaming Radio Suara Landak

Mahasiswa Perantauan Merasa Terbantu dengan Adanya Mudik Gratis Pemprov Kalbar

Masyarakat yang berbondong-bondong datang ke Kantor Gubernur Provinsi Kalbar untuk mengikuti mudik Gratis.SUARALANDAK/SK
Pontianak (Suara Landak) – Program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya mahasiswa perantauan di Kota Pontianak. Program ini menjadi solusi bagi mereka yang ingin pulang kampung tanpa harus terbebani biaya transportasi yang tinggi.

Salah satu mahasiswa yang merasakan manfaatnya adalah Muhammad Syahmaulana, mahasiswa semester 4 dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak. Ia mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu, terutama dalam kondisi ekonomi yang sulit seperti saat ini.

“Alhamdulillah, ini sudah kedua kalinya saya mengikuti program mudik gratis ini. Saya merasa sangat terbantu karena bisa pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar,” ujar Syahmaulana saat ditemui di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada Jumat (28/3/2025).

Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Kalbar yang telah memfasilitasi program ini, sehingga masyarakat, terutama mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi, dapat pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

“Sebagai mahasiswa perantauan dengan kondisi ekonomi yang terbatas, saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalbar atas adanya program ini. Jika tidak ada mudik gratis, saya harus mengeluarkan biaya yang cukup besar hanya untuk transportasi, terutama karena saya berasal dari Kabupaten Sintang,” tambahnya.

Menurutnya, jika harus menggunakan transportasi umum, biaya yang dikeluarkan cukup tinggi, belum lagi kebutuhan makan dan minum selama perjalanan. Oleh karena itu, program mudik gratis ini sangat membantu meringankan beban finansial mahasiswa dan masyarakat umum.

Ia juga berharap agar program ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun, mengingat banyaknya masyarakat yang membutuhkan bantuan serupa untuk bisa pulang ke kampung halaman mereka.

“Saya berharap program ini bisa terus berlangsung setiap tahunnya. Tidak hanya membantu mahasiswa, tetapi juga masyarakat umum yang ingin pulang kampung tanpa terbebani biaya besar, terutama menjelang Hari Raya,” tutupnya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyediakan kuota sebanyak 1.700 penumpang dalam program mudik gratis ini, dengan 12 rute perjalanan dari Kota Pontianak menggunakan 32 unit bus. Program ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta keamanan bagi para pemudik dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.[SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini